MotoGP Inggris 2017 - Sirkuit Silverstone jadi Mimpi Buruk bagi Marc Marquez


Kesialan yang menimpa Honda di laga inggris, Marc Marquez mengomentari kegagalannya menjuarai GP Inggris. Pembalap Repsol Honda itu mengklaim tak lebih beruntung yang membikinnya wajib menyerahkan kekuasaan pada Andrea Dovizioso.
Marquez hampir saja meraih angka penuh di sirkuit Siverstone. Menjelang akhir balapan, rider asal Spanyol itu pernah berjuang untuk merebut posisi pertama. Tapi, tiba-tiba saja motornya mengalami kerusakan mesin.
Ketika Marquez melalui Hangar Staright dengan kecepatan hampir 200 kph, keluar asap dari tahap belakang tunggangannya. Alhasil, pria berumur 24 tahun itu tak dapat menyelesaikan balapan atau retire.
Lantaran gagal meraih angka, Marquez wajib turun ke posisi dua. Dirinya kini tertinggal sembilan angka dari  Dovizioso. Jagoan Ducati asal Italia itu melesat ke puncak sebab sehingga yang tercepat di GP Inggris.
"Saya merasa sangat tak beruntung. Sebab, saya merasa kendaraan baik-baik saja serta dapat melaju cepat.  Saya telah menantikan serta bersabar sampai lap akhir. Tapi, ini pertama kalinya saya mengalami persoalan dengan mesin," kilah Marquez, dilansir crash.
Marquez telah berbagai kali gagal finish selagi membela Repsol Honda. Tapi, ini pertama kalinya dampak kerusakan mesin. Faktanya, sejak dialami Nicky Hayden pada 2007, baru kini persoalan serupa dialami pabrikan Jepang itu di MotoGP.
"Semula, mesin bermanfaat sempurna. Tapi, ketika saya tiba di ujung trek lurus, mesin mengalami kerusakan dampak sebuahpersoalan. Saya lalu segera menekan kopling. Sebab, dengan kecepatan sangat tinggi, saya tak ingin terpelanting," pungkas Marquez.
"Hari saya sungguh tak beruntung! Padahal saya merasa sangat keren mengendarai motor serta hanya butuh mengontrol balapan serta ban, khususnya tahap depan sebab temperatur lebih tinggi ketimbang kemarin," ujar Marquez, semacam dikutip dari laman resmi Repsol Honda, Senin (28/8/2017). Lebih lanjut, Marquez mengaku pernah percaya diri serta merasa dapat bertarung dengan Valentino Rossi serta Maverick Vinales, duo harapan Tim Movistar Yamaha. Ia pun sejatinya telah merasa Andrea Dovizioso        (Tim Ducati Corse) sangat kompetitif. Baca juga: Gagal Finis di MotoGP Inggris,

Marquez: Saya Hanya Tak lebih Beruntung pada Balapan Itu "Saya sendiri telah menonton Dovi mempunyai keunggulan dibandingkan Vinales serta Rossi, tapi saya merasa tetap dapat melawan Dovi. So, semua berlangsung baik sampai tiba-tiba saja mesin motor berpersoalan di akhir lintasan lurus," sambung pembalap berjuluk The Baby Alien itu. Kehilangan poin penting di Inggris, rider berumur 24 tahun itu wajib bayar dengan posisinya di klasemen. Marquez terpaksa memberbagi tampuk kepemimpinan di klasemen sementara GP 2017 terhadap Dovizioso, dengan selisih sembilan poin antara keduanya.

0 Response to "MotoGP Inggris 2017 - Sirkuit Silverstone jadi Mimpi Buruk bagi Marc Marquez"

Post a Comment