Budaya Masyarakat Sumatera Utara (Medan)


Sumatera Utara adalah daerah asal keluarga saya. Oleh sebab itu, di sini saya bakal mengulas mengenai kebudayaan yang ada di Sumatera Utara. Kebudayaan Sumatera Utara sangat beraneka ragam, mulai dari suku, bahasa, pakaian adat, tari-tarian budaya, lagu daerah, makanan khas, dan tetap tidak sedikit lagi. Tetapi sebelum itu, saya bakal mengulas sekilas mengenai Sumatera Utara. Berikut adalah bahasannya.

A. Mengenai Sumatera Utara
Sumatera Utara adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia dan beribukota di Medan. Provinsi Sumatera Utara terletak pada 1 derajat - 4 derajat Lintang Utara dan 98 derajat - 100 derajat Bujur Timur dengan luas daratan provinsi Sumatera Utara 72.981,23 km persegi.

Sumatera Utara pada dasarnya bisa dibagi atas:
- Pesisir Timur
- Pegunungan Bukit Barisan
- Pesisir Barat
- Kepulauan Nias

Pesisir Timur adalah wilayah di dalam provinsi yang paling pesat perkembangannya sebab persyaratan infrastruktur yang relatif lebih lengkap daripada wilayah lainnya. Wilayah Pesisir Timur juga adalah wilayah yang relatif padat konsentrasi penduduknya dibandingkan wilayah lainnya. Pada masa kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini tergolong residentie Sumatra's Oostkust bersama provinsi Riau.

Di wilayah tengah provinsi berjajar Pegunungan Bukit Barisan. Di pegunungan ini terdapat beberapa wilayah yang menjadi kantong-kantong konsentrasi penduduk. Daerah di kurang lebih Danau Toba dan Pulau Samosir, adalah daerah padat penduduk yang menggantungkan nasibnya terhadap danau ini.

Pesisir Barat adalah wilayah yang lumayan sempit, dengan komposisi penduduk yang terdiri dari masyarakat Batak, Minangkabau, dan Aceh. Tetapi dengan cara kultur dan etnolinguistik, wilayah ini masuk ke dalam budaya dan bahasa Minangkabau.

B. Rumah Adat
Rumah budaya Sumatera Utara dinamakan Parsakitan dan Jabu Bolon. Jabu Parsakitan adalah rumah budaya di daerah Batak Toba, tempat penyimpanan barang-barang pusaka dan tempat pertemuan untuk menuturkan hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan adat. Jabu Bolon adalah rumah pertemuan sebuahkeluarga besar. Berbentuk panggung dan ruang atas untuk tempat tinggal bersama-sama. Tempat tidur lebih tinggi dari dapur.

C. Pakaian Adat
Di daerah Tapanuli Utara tenunan tradisionalnya disebut ulos. Kain ulos itu terdiri dari beberapa macam yang harga dan manfaatnya tidak sama-beda. Umpama: Ulos Godang, Sibolang, Mangiring, Sitoluntuho, Ragi Nasib, Sadum, dan Ragi Hotang.

Pada upacara adat, kaum pria mengenakan tutup kepala yang disebut sabe-sabe dari Ulos Mangiring. Di bahunya disampirkan Ulos Hotang dan mengenakan kain sarung. Kaum wanitanya mengenakan Ulos Sadum yang disampirkan di kedua bahunya, dililit dengan Ulos Ragi Hotang dan mengenakan sarung suji.
D. Tari-tarian
1. Tari Serampang Dua Belas: sebuah tari melayu dengan irama joged. Diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang Dua Belas adalah tari pergaulan, baik bagi muda-mudi maupun orang tua.
2. Trai Tor-tor: sebuah tari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusus. Tari Tor-tor adalah tarian yang paling dikenali dari tarian lainnya di daerah Sumatera Utara.
3. Tari Marsia Lapari: tari garapan ini mengfotokan kegiatan gadis-gadis Sumatera Utara yang senantiasa saling menolong dalam menggarap sawah. Olahan tari didasarkan unsur gerak tari daerah Tapanuli Selatan yang diramu dengan unsur daerah lain, dengan iringan musi gondang sembilah.
4. Tari Manduda: sebuahbentuk tarian rakyat Simalungun yang besuka ria di masa panen padi.
(Tari Tor-tor salah satu tarian Sumatera Utara)

E. Senjata Tradisional
Piso surut adalah sejenis belati dan adalah senjata tradisional di Tanah Karo, Sumatera Utara. Psio gaja dompak, berupa sebilah keris panjang adalah lambang penting pemerintahan Raja Si Singamangaraja. Senjata ini hanya boleh dipakai oleh raja saja. Senjata tradisional yang biasa dipakai oleh masyarakat umum adalah hujur, sejenis tombak dan podang, sejenis pedang panjang.

F. Kerajinan
Selain arsitektur, tenunan merpakan seni kerajinan yang hebat dari suku Batak. Contoh tenunan ini adalah kain ulos dan kain songket. Ulos adalah kain budaya Batak yang dipakai dalam upacara-upacara perkawinan, kematian, mendirikan rumah, kesenian, dsb. Bahan kain ulos terbuat dai benang kapas alias rami. Warna ulos biasanya adalah hitam, putih, dan merah yang mempunyai makna tertentu. Sedangkan warna lain adalah lambang dari variasi kenasiban.

Pada suku Papak ada tenunan yang dikenal dengan nama oles. Biasanya warna dasar oles adalah hitam kecokelatan alias putih. Pada suku Karo ada tenunan yng dikenal dengan nama Songket Barus. Biasanya warna dasar kejainan ini adalah merah tua alias kuning emas.

G. Upacara Adat
Upacara Mangongkal Holi adalah sebuah upacara yang diperbuat mayoritas oleh masyarakat suku bangsa Batak Toba. Upacara ini biasanya diperbuat oleh sekelonpok marga yaitu untuik mendirikian sebuah monument (kuburan nenenk moyang), dengan menggali kuburan dari para nenek moyang mereka dan membawa tulang-tulangnya untuk dimakamkan di monumen tersebut.

H. Alat Musik
Di Pulau Jawa kami mengetahui alat musik gendang/kendnag yang dimainkan dalam kesenian gamelan dan sebagainya. Nah, di Sumatera Utara kami bisa mengetahui alat musik yang mirip dengan kendang. Namanya adalah alat musik Gondang.

Gondang (single headed drum) adalah salah satu alat musik Batak Toba, yaitu satu buah gendang yang lebih besar dari tagaining yang berperan sebagai pembawa ritem konstan maupun ritem variabel.

Alat musik dari Sumatera Utara yang dikenal dengan nama Gondang ini dibangun dari kayu dan dimainkan dengan tutorial dipukul.

I. Suku

Suku dan marga yang terdapat di daerah Sumatera Utara adalah Melayu, Batak (Mandailing, Toba, Simalungun, Karo), Nias, dan lain-lain.

J. Bahasa

Bahasa yang terdapat di daerah Sumatera Utara adalah Batak, Karo, Melayu, Nias, Mandailing, dan lain-lain.

K. Lagu Daerah
Lau daerah yang terdapat di daerah Sumatera Utara antara lain Pantun Lama, Butet, Sengko-sengko, Rambadia, dan tetap tidak sedikit lagi.

L. Makanan Khas
1. Arsik
Kuliner khas Sumatera Utara ini adalah salah satu masakan yang populer dari daerah Tapanuli. Arsik ini adalah menu masakan ikan mas bumbu kuning. Rasa yang khas dari arsik ini sebab bumbu yang dipakainya terbuat dari beberapa komponen khas dari beberapa wilayah Sumatera Utara, semacam andaliman, asam cikala, dan bumbu lainnya, semacam lengkuas dan serai. Semua bumbu tersebut dicampur dan digiling hingga halus dan kemudian ikan mas tadi dilumuri dengan bumbu yang telah digiling tadi. Lalu ikan digoreng dengan sedikit minyak dengan api yang tidak terlalu besar.Selain sebagai hidangan, arsik mempunyai kualitas tradisi yang kuat. Dalam upacara budaya Batak, ikan mas arsik menjadi media persembahan bagi nenenk moyang dan anak buah keluarga yang telah meninggal.

2. Sayur Daun Ubi Tumbuk
Masakan ini adalah masakan dengan memakai santan yang dicampur dengan sayuran daun ubi singkong. Mula-mula sayur daun ubi ditumbuk dan kemudian dicampur dengan bunga kecombrang. Sayur daun ubi ini bisa dinikmati bersamaan dengan ikan asin, ikan teri Medan, alias sambal terasi.

3. Mie Gomak
Mie gomak disebut sebagai spaghetti ala Sumatera Utara. Sebab, bentuk mie gomak terbukti menyerupai makanan khas Italia yang bernama spaghetti. Tetatapi mie gomak tidak kalah rasanya dengan spaghetti lainnya. Mie gomak biasanya diolah dengan memakai beberapa macam campuran bumbu yang khas dan kuahnya dibangun dari olahan santan kuning.

4. Saksang
Saksang adalah masakan yang hampir sama semacam masakan rica-rica daging Manado. Saksang ini biasanya ditemui pada saat acara-acara adat. Saksang dalam khas Toba, daging yang dipakai adalah daging babi alias daging anjing. Daging tersebut dicincang lalu dimasak dengan darah, santan, dan rempah-rempahnya (bawang, kemiri, andaliman, dan lain-lain). Makanan ini menjadi menu yang harus ada di setiap pernikahan Batak. Tapi seorang Muslim yang berprinsip haram memakannya, mereka tidak mengkonsumsinya.

5. Lappet
Kue tradisional Sumatera Utara, terutama Tapanuli ini terbuat dari tepung beras, kelapa, dan gula aren; tetapi ada juga yang terbuat dari ketan. Lappet ini dibangun membentuk limas yang dibungkus dengan daun pisang. Biasanya, kue khas Medan ini dapt ditemukan di kota Siborong-borong dan juga bisa ditemukan pada acara-acara alias pesta-pesta orang Batak.

6. Lemang
Sumatera Utara juga ada lemang khasnya, Lemang ini terbuat dari beras ketan. Semacam biasa, adonan beras ketan yang dicampur dengan santan digulung dahulu dengan memakai daun pisang, kemudian dimasukkan ke dalam bambu yang kemudian dibakar hingga matang.

7. Bika Ambon
Kue khas Sumatera Utara yang satu ini adalah Bika Ambon. Kue ini terbuat dari telur, santan, dan gula. Ada macam-macam rasa kue Bika ini, semacam rasa pandan, cokelat, durian, dan keju. Daerah yang biasanya menjual kue ini terdapat di Medan Petisah.

M. Tempat Wisata

1. Danau Toba
Inilah danau vulkanis paling besar dan terluas di dunia. Popularitas wisata Danau Toba telah dikenal hingga ke dunia internasional. Faktor ini bisa memberi kontribusi yang positif terhadap perkembangan daerah dan kenasiban masyarakat di sana.
Panorama alam Danau Toba adalah satu yang paling memikat dari tanah Sumatera Utara dengan suasana sejuk menyegarkan, hamparan air jernih membiru, dan pemandangan mempesona pegunungan hijau. Kamu bisa menikmatinya dari beberapa spot yang ada di kawasan wisata tersebut. Di tengah danau ini, terdapat sebuah pulau yang tidak lain adalah ikon kepariwisataan Sumatera Utara, yaitu Pulau Samosir.

Salah satu tutorial paling baik untuk menikmati pesona danau paling besar kedua di dunia seusai Danau Victoria di Afrika ini adalah dari kota Parapat. Sebab, kota Parapat ini berada pada semenanjung yang menonjol ke danau. Kamu bisa menikmati pemandangan danau dengan menyewa sepeda untuk berkeliling di sepanjang pinggiran danau. Ini adalah kegiatan yang membahagiakan di sana. Seusai itu, berenang, olahraga air, hingga berkeliling dengan boat juga bisa Kamu perbuat di sana. Jangan khawatir, terdapat tidak sedikit hotel, penginapan, hingga guesthouse di tempat wisata Sumatera Utara yang satu ini.

2. Pulau Samosir
Inilah ikon kepariwisataan Sumatera Utara, terletak persis di tengah Danau Toba. Oleh sebabnya, Pulau Samosir ini menjadi tahap yang tidak terpisahkan dai Danau Toba. Berketinggian kurang lebih 1.000 mdpl, Pulau Samosir mempunyai keindahan alam yang tetap natural.

Di pulau ini juga adalah salah satu tempat paling baik untuk mendalami sejarah dan riwayat suku Batak. Di tempat wisata Sumatera Utara yang satu ini, Kamu bisa menemukan tidak sedikit aksesoris, baju, hingga kain tradisional khas Batak yang dipasarkan untuk umum.

Di pulau ini, Tuktuk adalah sebuah daerah yang menjadi konsentrasi wisatawan saat mengunjungi Pulau Samosir. Dari Parapat, Kamu bisa tiba di Tuktuk ini dnegan menyeberangi Danau Toba memakai kapal feri. Apabila lewat darat, Kamu bisa mengambil jalan lewat Panguruan untuk bisa hingga di Pulau Samosir. Panguruan adalah sebuah kecamatan yang menjadi tempat persinggungan antara Pulau Samosir dan Pulau Sumatera.

Menikmati wisata di Pulau Samosir bisa diperbuat dengan berkeliling menyusuri kawasan perbukitan hijau sembari menyaksikan panorama danau yang jernih dan berwarna kebiruan. Di Tuktuk, terdapat tidak sedikit penginapan di Pulau Samosir, mulai dari cottage hingga guesthouse.

3. Kota Tarutung

Tarutung adalah ibukota Kabupaten Tapanuli Utara, yang pada awal abad ke-19 adalah tempat yang ramai dikunjungi oleh orang-orang kurang lebihnya untuk transaksi dagang yang datang dari daerah Silindung, Humbang, Samosir, Toba, Dairi, tergolong dari selatan, semacam Pahae, Sipirok, hingga Sibolga dan Barus.

Saat ini, Tarutung populer sebagai pusat wisata religi di Sumatera Utara. Di kota inilah sentrum kegiatan Gereja HKBP berada.


Tarutung mempunyai iklim yang dingin, memperkenalkan pesona keindahan alam yang memikat. Di kota ini, Kamu bisa berangkat ke Sijaba Huta Ginjang, sebuah taman wisata alam di Sumatera Utara yang menghadap ke arah Danau Toba.

0 Response to "Budaya Masyarakat Sumatera Utara (Medan)"

Post a Comment