Budaya Dan Kebiasaan orang Jepang Yang Baik Dan Disiplin


12 Adat serta Kebiasaan Orang Jepang yang Wajib Kami Tiru
Setiap bangsa mempunyai adat serta kebiasaan positif. Jepang merupakan salah satu negara yang dapat maju sebab kebiasan serta adat masyarakatnya. Dalam akun facebooknya, Apandi Aji Pratama memberikan 12 adat Jepang yang sangat berperan dalam memajukan negaranya. Setidaknya dalam 12 faktor ini, kami butuh belajar ke negeri sakura itu.

jepang 1 Menghormati Orang Lain

???? Aisatsu merupakan adat negara Jepang mungkinitu meminta maaf, berkenalan, bertamu di rumah orang, berkata permisi, bahkan hingga berkata di telepon pun orang Jepang membungkuk sedikit (padahal orang yang berkata dengannya tidak dapat menonton dia).

Membungkuk (???, ojigi) merupakan suatu  kewajiban. Tradisi yang telah diajarkan terhadap anak-anak sejak balita.

Jepang 2 Malu
Malu merupakan adat leluhur serta turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pemimpin yang terlibat korupsi alias merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin merupakan anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, sebab kualitasnya jelek alias tidak naik kelas. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang telah menjadi kesepakatan umum.
Jepang 3 Mandiri
Sejak usia dini anak-anak di Jepang dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK telah wajib mengangkat 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk serta sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA serta masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta anggaran terhadap orang tua. Biasanya mereka mempercayakan kerja part time untuk anggaran sekolah serta kenasiban sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka "meminjam" uang ke orang tua yang nantinya bakal mereka kembalikan pada bulan berikutnya.

Jepang 4 Kerja Keras
Telah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang merupakan pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang merupakan 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), serta Perancis (1680 jam/tahun).Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan dapat meperbuat pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat merupakan sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, serta menandakan bahwa pegawai tersebut tergolong "yang tidak diperlukan" oleh perusahaan.

Jepang 5 Membaca Buku
Jangan kaget kalau Kamu datang ke Jepang serta masuk ke densha (kereta listips), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku alias koran.Tidak peduli duduk alias berdiri, tidak sedikit yang mekegunaaankan waktu di densha untuk membaca.

Jepang 6 Antre
Tentu saja telah tidak asing lagi mendengar kalau orang Jepang terbukti populer dengan adat antre. Mereka antre dalam beberapa hal, bahkan untuk ke toilet pun antre. Meskipun mereka sangat menghargai waktu, tapi tidak ada yang menyerobot antrean walau terburu-buru, serta walau tidak ada garis, alias pembatas untuk meluruskan antrean, mereka masih rapi mengantre.

Jepang 7 Hemat
Orang Jepang mempunyai semangat nasib ekonomis dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam beberapa bidang kenasiban. Di masa awal mulai kenasiban di Jepang, mungkin kami sedikit heran dengan tidak sedikitnya orang Jepang yang tidak jarang jalan kaki ataupun naik sepeda.

Jepang 8 Cocok Waktu

Tidak butuh ditanyakan lagi menyangkut soal waktu orang jepang sangat menghargai waktu, bagi mereka waktu merupakan uang apabila membuang waktu berarti dirinya telah membuang uang, bahkan kereta serta bus semua berlangsung sesuai jam yang tertera, tidak ada ketelatan bahkan semenit pun. Mengajarkan kedisiplinan serta pentingnya cocok waktu.


Jepang 9 Kerja Sama

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Tergolong klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim alias kelompok tersebut.

Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang bakal kalah dengan satu orang professor Amerika, tetapi 10 orang professor Amerika tidak bakal dapat mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok.


Jepang 10 Menerapkan Penemuan

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang serta kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.

Jepang 11 Memilah Sampah
Kota-kota di Jepang sangat bersih, sebab kedisiplinan warganya dalam mengelola sampah. Tong sampah di Jepang ada tidak sedikit, dibedakan berdasarkan tipe sampahnya. Tidak cuma organic serta non organic, tapi ada sampah khusus botol, kemasan karton susu alias jus, sampah dapur, plastic, kertas, serta kaleng. Buang sampah wajib dipilah-pilah dulu, serta warganya dengan tertib membuang serta memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Jepang 12 Naik Eskalator

Naik eskalator di Jepang, telah adat bahwa tahap kanan dipakai untuk orang yang terburu-buru. Sehingga kalau naik eskalator serta tidak lagi terburu-buru wajib di tahap kiri, kalau berdua juga jangan sebelahan, sehingga ga dapat gandengan.

0 Response to "Budaya Dan Kebiasaan orang Jepang Yang Baik Dan Disiplin"

Post a Comment