Rasis Dan Berbahaya "Video Kampanye Ahok"



JAKARTA - DPR RI menilai video kampanye yang dibuat oleh kubu Ahok-Djarot sangat berbahaya. Menurutnya, video tersebut menunjukkan sikap rasis dan intoleran.

Lihatlah video ini. Video berdurasi dua menit dengan latar suara Pak Djarot ini membuat heboh media sosial. Kaum sumbu pendek banyak yang marah-marah dengan mengatakan bahwa video ini menyudutkan Muslim. Mereka seolah menganggap bahwa video ini menyampaikan pesan Muslim berpeci digambarkan sebagai perusuh anarkis dan tukang ganyang Cina. Hashtag #KampanyeAhokJahat pun kemudian dibombardirkan di media sosial.

Video berdurasi dua menit itu menuai kontroversi, lantaran ada tayangan yang menggambarkan sekelompok orang menggunakan peci tengah lakukan unjuk rasa terhadap etnis Tionghoa.

Dalam tayangan itu, sekelompok orang tersebut turut pula membawa spanduk bertuliskan "Ganyang Cina".

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menegaskan, video itu memberikan satu pesan kurang baik. Karena seolah-olah masyarakat muslim di Jakarta itu penuh kekerasan, dan tidak menerima adanya etnis Tionghoa.

"Menurut saya ini adalah satu kampanye yang sangat buruk sekali," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/4).

Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) iitu menambahkan, selama ini Ahok dan tim pemenangannya selalu menolak adanya isu rasis. Namun, dengan tidak sadar mereka telah melakukannya.

"Ini jelas sangat menyinggung perasaan umat beragama juga memecah belah, saya kira ini sangat berbahaya," katanya.

Fadli menambahkan, Ahok tidak cukup harus meminta maaf. Karena lagi-lagi mantan Bupati Belitung Timur itu telah meluai hati umat Islam. Setelah sebelumnya diduga melakukan penistaan agama dengan menyebut Ayat Al Maidah ayat 51.

"Saya rasa tidak cukup minta maaf ini sudah pelanggaran, dikategorikan sebagai menyebarkan rasa permusuhan, rasa kebencian dan sebagainya," tegasnya.

Sekadar informasi, lewat akun Twitter resmi Ahok @basuki_btp, dirinya merilis sebuah video kampanye bertema keberagaman. Video berdurasi 2 menit itu berisi suara pidato Djarot saat 'Konser Gue 2', dengan gambaran sekelompok orang yang sedang demonstrasi.


Yang memunculkan kontroversi adalah, beberapa orang menggunakan serban dan peci karena dinilai menyudutkan Islam di Indonesia, seolah-olah mereka intoleran dan pro terhadap keberagaman. Pasalnya dalam video itu ada spanduk bertuliskan 'Ganyang Cina.'

0 Response to "Rasis Dan Berbahaya "Video Kampanye Ahok""

Post a Comment